Tribratanews.polri.go.id - Polda
Kalbar - Polres Sanggau, Polsek Sekayam menerima laporan dari Bhabinkamtibmas
Desa Sotok BRIGADIR SUTA. S yang menyatakan telah mendapatkan informasi dari
warga dusun Sungai Iama Desa Sotok bahwa telah menemukan sesosok jasad di kebun
sahang warga di Dusun Sungai Ima desa Sotok Kecamatan Sekayam, Rabu, 30/05/18.
Menindaklanjuti laporan tersebut
atas perintah Kapolsek Sekayam AKP SUPARWOTO, S. IP kepada Kanit Reskrim Polsek
Sekayam AIPTU SUPAR agar segera menuju ke TKP bersama beberapa anggota Polsek
guna menindaklanjuti pada jam 20.00 wib dengan mengikut sertakan saksi ahli
(Tenaga Medis) yang berkompeten untuk mengambil tindakan.
Kejadian itu dilaporkan oleh
saksi Serenus Sdidi, (53) warga sekayam sanggau dan diketahui bahwa korban
tersebut adalah Badun (53) warga desa Sotok Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau,
dan menurut keterangan Ateng berawal dari kecurigaan dirinya terhadap korban
yang merupakan pamannya sendiri dan bertetangga langsung, sejak hari Selasa
29/05/18 tidak pulang kerumah dan ateng mengetahui bahwa korban pada hari
selasa itu pergi ke kebun sahang miliknya yang berjarak sekitar 1 km dari kampung
namun belum kembali kerumah, kemudian jam 16.30 wib ateng mengecek ke kebun
sahang pribadi milik korban dan menemukan sepeda motor korban masih diparkirkan
di pinggir kebun sahang.
Karena melihat adanya motor milik
korban ateng langsung saja menyapa korban namun tidak ada jawaban, kemudian
ateng melakukan pengecekan di sekitar kebun dan mendapati korban dalam keadaan
tergeletak di tanah dalam keadaan tidak bernyawa dan sudah mengeluarkan bau
busuk. atas peristiwa yang dilihat ateng yang mana mendapati korban dalam kondisi
tersebut, ateng langsung menghubungi keluarga dan warga sehubungan dengan kondisi
korban dan juga selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas desa Sotok BRIGADIR
SUTA. S.
Diketahui juga Bahwa korban hidup
sebatang kara dirumah miliknya di Dusun Sungai
Ima Desa Sotok dan sudah lama pisah dari istri dan anaknya dan menurut ateng
keponakan korban bahwa "Selama ini korban tidak pernah mengeluh sakit
bahkan sakit, entah mungkin sudah waktunya" ujar ateng.
Penulis : Muhammad Aulia