Landak, Polda Kalbar - Pada hari ini, Senin (3/3), sekitar pukul 07.00
WIB, dilaksanakan kegiatan pembersihan pascabencana tanah longsor di Jalan Raya
Lintas Negara, tepatnya di Dusun Asong Pala, Desa Aur Sampuk, serta Dusun
Paloan Atas, Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas LHK Kabupaten
Landak, BPBD Kabupaten Landak, Anggota DPRD Landak Muhidin, Camat Sengah Temila
Ericanes Panjuga, SH, Kapolsek Sengah Temila AKP Zulianto, Kasi Propam Polres
Landak Ipda Bernadus Didy Kusnadi, SH, MH, Anggota Koramil Sengah Temila Sertu
Supianto, Kepala Desa Paloan Donianus, Personil Polsek Sengah Temila, Kepala
Puskesmas Pahauman Budi Santosa, S.K.M, Ketua dan Anggota Redkar Sengah Temila,
Ketua dan Anggota Firefighter Mandiri Senakin, Ketua dan Anggota Redkar Tumahe
Raya serta Perangkat Desa Paloan.
Dalam keterangannya, Kapolres Landak AKBP Siswo Dwi Nugroho, S.H.,
S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Zulianto, menjelaskan bahwa
pembersihan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak.
“Pihak Dinas LHK Kabupaten Landak telah menerjunkan alat berat untuk
membersihkan material longsoran tanah. Sementara itu, personel Polsek Sengah
Temila bersama aparat desa Paloan turut serta membersihkan pohon tumbang yang
menghalangi jalan menggunakan mesin chainsaw,” ujar AKP Zulianto.
Selain itu, tim relawan pemadam kebakaran dari berbagai kelompok,
termasuk Redkar Sengah Temila, Firefighter Mandiri Senakin, dan Redkar Tumahe
Raya, melakukan penyiraman guna membersihkan sisa tanah yang mengotori jalan.
Saat ini, akses jalan raya telah kembali bisa dilalui oleh kendaraan
roda dua maupun roda empat. Namun, proses pembersihan masih terus berlangsung
untuk memastikan kondisi jalan benar-benar aman bagi pengguna jalan.
Kapolsek Sengah Temila AKP Zulianto menambahkan bahwa pihaknya akan
terus memantau kondisi di lokasi serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada
terhadap potensi longsor susulan, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih
tidak menentu.
“Kerja sama antara
pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat penting dalam penanganan bencana
seperti ini. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah terlibat dalam proses
pembersihan ini,” pungkasnya.